Rabu yang lalu, gw ada tugas dinas dari kantor. Setelah sebelumnnya berkunjung ke Kota Bandung yg keren abis. Akhirnya gw sampai ke “kota” Cilegon kebetulan gw saat itu mengunjungi pusat pemerintahannya.  Liat kiri kanan. Jalan jalan, muter muter. Ga ada sesuatu yang asik yg gw temukan. Pengen nyari “sate bebek” yg katanya terkenanl, eh adanya cuma.warung kecil. Temen temen kantor jadi mengurungkan niat untuk makan, ga meyakinkan tempatnya kata mereka. Gw sih mo.makan dimana aja ayok. Ga ada gengsi.

Sayang nya kunjungan ini berakhir dengan kekecewaan, yang dicari tak ditemukan.dan juga setelah melihat kota ini selama seharian. Terbersit dalam benakku. Kenapa tempat seperti ini bisa disebut “kota”. Panas, tata ruang kurang enak, jalanan
pusat kota pun masih banyak yg jelek/ ga aspal. Mengunjungi kantor2 pemerintahan, miris kondisinya seperti itu. Sedih men.. Bisa bisanya disebut “kota”. Apa ya yang menjadi alasan untuk memberikan nama suatu wilayah dengan title “kota”? Jika ada yg tahu mungkin bisa share.

NB: tulisan ini tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan suatu wilayah tertentu. Hanya ingin mengambarkan apa yang dirasakan penulis setelah berkunjung ke suatu tempat. Jika ada yang tidak berkenan, mohon maaf. Semoga kota cilegon kelak segera tumbuh menjadi kota yang sesungguhnya.. Pun sama halnya dengan “kota depok” seprtinya lebih cocok sebagai kabupaten depok deh.. Hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s