Dari @Kawung2011 untuk @Jagung2009

Terima kasih @Kawung2011

blog dipta

kawungsayangjagung

Puisi inidibacakanpada persembahanangkatan Kawung 2011 di wisuda Jagung 2009 :”)

Teruntuk Jagung, mari menguntai kenangan bersama kami, Kawung.

 

Masih lekat dalam ingatanku, bagaimana aku diajarkan ini dan itu.

Dibimbing untuk begini dan begitu. Dituntut untuk kompak selalu.

Masih segar dalam bayang, ketika kau rela mendengar di saat yang lain sibuk berkelakar.

Dan masih akan terus tertanam dalam hati, segala bentuk kisah persaudaraan di atas nama cinta sejati.

 

Tapi kemudian, kita bertemu di ruang bernama keterpisahan. Beratap pilu dan dinding sendu. Di dalam sini, aku tidak  tau apakah aku bisa melakukannya.

Berkata lantang : “selamat berjuang, kakakku tersayang”.

Itu hanya sebuah kepura – puraan. Di balik rasa takut kehilangan yang tidak sembarangan.

Dan ini adalah sebuah keniscayaan, tentang ketidakberdayaan kita untuk memperbudak waktu. Tentang ketidaksanggupan kita memilih orang – orang yang akan kita kenang.

Maka terimalah sejumput rasa dari kenangan – kenangan tentang kita, yang akan terjaga…

View original post 111 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s