Menguras Inbox Hape SE-G502 part #2

  1. Apapun yang dikehendaki Allah pasti terjadi tanpa bisa ditolak / dihalangi
  2. “Hai orang orang yang beriman, jadikanlah SABAR dan SHOLAT sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah berserta orang orang yang sabar” (QS. 2:153)
  3. Sesungguhnya kita dihargai karena Allah menutupi aib / dosa / kekurangan kita, apa jadinya bila Dia membuka sedikit saja aib kita
  4. Hati hati bagi yang mentalnya senang dilayani, akan cenderung menggampangkan urusan, tak akan telaten, tak empati dan tak akan disukai
  5. “Allah lebih mengetahui tentang musuh musuhmu. Cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah sebagai penolong (bagimu)” (QS. 4:45)
  6. Lulus ujian sekolah itu penting, namun lebih penting adalah lulus ujian kehidupan, dan itu hanya bisa bila dekat dengan Allah
  7. Siapapun yang kenal dan yakin bahwa Allah Maha Baik dan Maha Bijaksana, pasti tak akan mengeluhkan apapun yang Dia takdirkan. Selamat berikhtiar..
  8. Segala perilaku kembali kepada diri, kita dekati Allah kita yang jadi mulia, bila menjauhiNya kita sendiri yang jadi hina
  9. Sungguh menakjubkan kedudukan seorang mukmin. Semua urusannya senantiasa baik dan ini tidak terjadi kecuali bagi seorang mukmin. Jika dia mendapatkan nikmat dia bersyukur, maka itu baik baginya dan jika dia mendapatkan kesulitan dia bersabar, maka itupun baik baginya
  10. “Dan tinggalkanlah orang orang yang menjadikan agama mereka sebagai main main dan sendagurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia” (QS. Al An’am: 70)
  11. Sesungguhnya ujian yang Allah berikan jauh lebih kecil dibanding nikmat yang dilimpahkan, bila kita sabar akan datang karuniaNya yang jauh lebih besar
  12. “Tinggalkanlah apa apa yang meragukanmu (berpindahlah) kepada apa apa yang tidak meragukanmu, karena JUJUR itu adalah ketenangan dan dusta itu adalah keraguan” (HR. At Tirmidzi)
  13. Apapun yang terjadi, kita jadikan sarana perbaikan diri, dan jalan semakin dekat dengan Allah niscaya akan beruntung
  14. Kita dihargai karena Dia masih menutupi keburukan keburukan kita, sungguh mudah bagiNya untuk membuka walau kita mati matian menutupinya
  15. “Tidak ada suatu rezeki / karunia yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada SABAR” (HR. Al Hakim)
  16. Setiap kejadian tak ada yang kebetulan, semua terjadi karena Allah dan penuh hikmah, bagi yang emosional dan kurang zikir dan tafakur akan sulit mendapatkan hikmahnya
  17. “Sesungguhnya pendengaran (telinga), penglihatan (mata), dan hati akan dimintai pertanggungjawaban” (QS. Al Isra’: 36)
  18. “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami” (QS. Al Kahfi: 10)
  19. “Dan dikatakan kepada orang orang yang bertaqwa, ‘Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?’ mereka menjawab ‘Kebaikan’ “(QS. 16:30) –> Yakinlah semua yang Allah takdirkan bagi ahli taqwa adalah yang terbaik, betapapun tidak sesuai dengan keinginan kita, pasti ada hikmah yang besar bila hati ridho dan sabar
  20. Semakin kuat rasa memiliki, “Ini milik saya”, maka akan semakin sulit bersabar ketika Pemilik yang sesungguhnya mengambilnya.
  21. “Dan Dia bersamamu dimanapun kamu berada, dan Allah Maha Melihat apapun yang kamu kerjakan” (QS. 57:4) –> we are not alone, everywhere, everytime
  22. “Sungguh beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya, dan sungguh merugi orang yang mengotorinya” (QS. As Syams : 9-10)
  23. Sibuk dengan cinta manusia / benda / duniawi pasti tidak tenang, bahagia semu, aslinya menderita. Tapi bila mengejar cinta Allah dijamin bahagia yang utuh dan sempurna
  24. Mengapa kita sangat sibuk untuk memikirkan kesalahan orang lain, dan kita lalai terhadap kesalahan kesalahan sendiri padahal yang pasti membahayakan adalah kesalahan diri sendiri
  25. “Yaa Hayyu Yaa Qoyyuum birahmatika astagiits… ashlihlii sya’nii kullahuu walaa takilnii ilaa nafsi thorfata ainin” –> Wahai Allah yang Maha Hidup, Wahai yang Maha Berdiri sendiri mengurus makhlukNya, dengan rahmatMu tolonglah saya. Perbaiki semua urusanku dan jangan serahkan kepadaku walau sekejap mata.
  26. “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap memasuki masjid, makan dan minumlah dan janganlah berlebih lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih lebihan” (QS. 7:31)
  27. “Barang siapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (membantu) kesulitan orang lain” (HR. Ahmad)
  28. Banyak keingin dan sedikit bersyukur hanya menambah sengsara, sedikit keinginan dan banyak bersyukur semakin bertambah karuniaNya
  29. “Dan musibah apapun yang menimpamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (kesalahan kesalahanmu)” (QS. 42:30)
  30. “Dan jika kamu khawatir jadi miskin maka Allah nanti akan memberimu kekayaan dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (QS. 9:28)
  31. Allah tau persis keadaan kita lebih tau daripada diri kita sendiri, semua cobaan hidup sudah diukur dengan sempurna, maka bersabarlah
  32. Tafakuri kesibukan kita, jangan sampai bahu membahu dalam dosa yang membuat orang lalai kepada Allah, pastikan kesibukan kita jadi amal dan dakwah mengajak kepada Allah
  33. “Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupinya” (QS. 65:3) –> Allah Maha tau keperluan kita, juga maha tau keyakinan kita, semakin tak berharap dari makhluk dan hanya berharap dariNya semakin akan dicukupi
  34. “Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. 29:45)
  35. Kita diciptakan untuk mengabdi kepada Allah, semakin tulus mengabdi semakin diurus dan dijamin, “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberi jalan keluar baginya” (QS. 65:2)
  36. “Mereka apabila melakukan perbuatan keji . menganiaya diri sendiri, segera ingat akan Allah lalu memohon ampunan atas dosa dosa nya”(QS. 3:135)
  37. “Dan tiada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa” (QS. 35:44)
  38. Hanya Allah Penguasa Rezeki, “Katakanlah, sungguh Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehndaki dan membatasinya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (QS. 34:36)
  39. “Allah mengabarkan bahwa manusia jika ditimpa musibah maka meraka merendahkan diri kepada Allah, kembali kepadaNya, dan berdoa kepada Nya. Namun jika diberikan kenikmatan maka mereka kembali kepada kemaksiatan dan kejelekan amal” (Ibnu Katsir)
  40. “Barangsiapa yang ridho dengan kenikmatan maksiat yang sesaat terhadap tubuhnya, maka berarti dia telah menanam pohon pohon penyesalan” (Yahya bin Muadz)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s